Dalam kehidupan seperti sekarang ini memang tidak mudah untuk berkata jujur. Banyak orang yang enggan untuk berbicara jujur. Mereka lebih suka berdusta baik melebih-lebihkan ataupun menguranginya. Mereka enggan untuk mengungkapkan sebuah keterusterangan dan cenderung ditutup-tutupi.
Di tengah-tengah kepura-puraan dan basa-basi mungkin sebuah kejujuran akan terasa aneh. Bahkan akan dikucilkan dari peradaban. Orang akan merasa lebih baik basa basi dari pada jujur. Sebagian orang beranggapan bahwa sebuah kejujuran hanya bisa dilakukan di lingkungan yang jujur pula. Bila lingkungan tidak jujur, maka sebuah kejujuran pun tidak akan bermakna. Bahkan akan tenggelam dalam arus gelombang ketidakjujuran.
Dalam hadist Rasulullah SAW bersabda : “Hendaklah kamu selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan membawa ke surga. Selama seorang benar dan selalu memilih kebenaran dia tercatat di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)”. (HR. Bukhari).
Terkadang kita sudah berusaha untuk berkata jujur apa adanya, namun seringkali disalahartikan ke hal-hal yang negatif. Yah itulah dinamika kehidupan…..
Memang sebuah kejujuran tidak selamanya baik. Adakalanya kita harus berbohong demi sesuatu tujuan yang lebih baik. Namun bukan berarti menjadi pembenaran kita bahwa kita boleh berkata bohong.
Marilah kita membiasakan diri untuk belajar berkata jujur dan terus terang mulai dari hal-hal yang sepele. Lebih baik kita diam daripada berkata sesuatu yang melebih-lebihkan dan cenderung ke arah dusta.
Mudah-mudahan Allah SWT selalu membimbing kita semua… Amiin.
Posted by masamudamasakritis on 4 September 2010 at 21:29
http://masamudamasakritis.wordpress.com/